Rabu, 25 Januari 2012

Code of Hammurabi

The Code of Hammurabi is a well-preserved Babylonian law code, dating back to about 1772 BCE. It is one of the oldest deciphered writings of significant length in the world. The sixth Babylonian king, Hammurabi, enacted the code, and partial copies exist on a human-sized stone stele and various clay tablets. The Code consists of 282 laws, with scaled punishments, adjusting "an eye for an eye, a tooth for a tooth" (lex talionis) as graded depending on social status, of slave versus free man.
Nearly one-half of the Code deals with matters of contract, establishing for example the wages to be paid to an ox driver or a surgeon. Other provisions set the terms of a transaction, establishing the liability of a builder for a house that collapses, for example, or property that is damaged while left in the care of another. A third of the code addresses issues concerning household and family relationships such as inheritance, divorce, paternity and sexual behavior. Only one provision appears to impose obligations on an official; this provision establishes that a judge who reaches an incorrect decision is to be fined and removed from the bench permanently. A handful of provisions address issues related to military service.

Download:

Sabtu, 05 November 2011

Constitution of Meiji


Konstitusi Kekaisaran Jepang (大日本帝國憲法, umumnya dikenal sebagai Konstitusi Meiji) adalah undang-undang Kekaisaran Jepang dari tahun 1889 hingga tahun 1947. Diberlakukan sebagai bagian dari Restorasi Meiji, undang-undang dasar ini mengizinkan adanya sebuahmonarki konstitusional yang berdasarkan model Prusia, di mana Kaisar Jepang adalah penguasa aktif dan mempunyai kekuasaan politik yang besar, namun membagi hal ini dengan anggota parlemen yang dilantik. Berlakunya Restorasi Meiji yang mengembalikan kekuasaan politik langsung kepada kaisar untuk pertama kalinya setelah lebih dari seribu tahun, Jepang mengalami periode reformasi politik dan sosial serta proses westernisasi yang bertujuan untuk mengangkat derajat Jepang hingga sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia Barat. Konsekuensi langsung dari Konstitusi ini adalah dibukanya pemerintah parlementer pertama di Asia.
Konstitusi Meiji menetapkan batasan yang jelas antara kekuasaan badan eksekutif dan kekuasaan mutlak Kaisar. Ia juga menciptakan sebuahpengadilan yang independen. Namun terdapat ambiguitas pada kata-kata dalam naskahnya, dan di banyak tempat terdapat keterangan yang saling berkontradiksi. Para pemimpin pemerintah dan partai politik dengan demikian mengemban tugas untuk menafsirkan, apakah Konstitusi Meiji dapat digunakan untuk membenarkan kekuasaan otoriter atau pemerintahan yang liberal-demokratis. Pertarungan antara dua kecenderungan tersebutlah yang kemudian mendominasi pemerintahan Kekaisaran Jepang.(id.wikipedia.org)

Constitution of Meiji-English Translation

Rabu, 05 Oktober 2011

Magna Carta


Magna Carta (Latin untuk "Piagam Besar") adalah piagam yang dikeluarkan di Inggris pada tanggal 15 Juni 1215 yang membatasi monarki Inggris, sejak masa Raja John, dari kekuasaan absolut.
Magna Carta adalah hasil dari perselisihan antara Paus, Raja John, dan baronnya atas hak-hak raja: Magna Carta mengharuskan raja untuk membatalkan beberapa hak dan menghargai beberapa prosedur legal, dan untuk menerima bahwa keinginan raja dapat dibatasi oleh hukum. Magna Carta adalah langkah pertama dalam proses sejarah yang panjang yang menuju ke pembuatan hukum konstitusional.

Download:

Constitution of Medina(Piagam Madinah) - Nabi Muhammad SAW

KONSTITUSI PERTAMA DALAM SEJARAH MANUSIA

Sebagai produk yang lahir dari rahim peradaban Islam, Piagam Madinah diakui sebagai bentuk perjanjian dan kesepakatan bersama bagi membangun masyarakat Madinah yang plural, adil, dan berkeadaban. Di mata para sejarahwan dan sosiolog ternama Barat, Robert N. Bellah, Piagam Madinah yang disusun Rasulullah itu dinilai sebagai konstitusi termodern di zamannya, atau konstitusi pertama di dunia.


Download:
Constitution of Medina